Kamis, 04 Juni 2009

BELAJAR DARI KASUS PRITA MULYASARI

Kasus ini berawal ketika Prita meminta kepada RS Omni International untuk memberikan hasil laboratorium terhadap apa yang dideritanya. Pihak RS tidak memberikan tanggapan.

Merasa tidak puas dengan pelayanan RS, Prita membuat email pada tanggal 15 Agustus 2008 dengan judul 'Penipuan OMNI Internasional Hospital Alam Sutera Tanggerang' yang dikirimkan kepada beberapa orang temannya.

Email berisi ketidakpuasan Prita terhadap pelayanan RS dan buruknya pelayanan dokter yang merawatnya. Dalam hal ini nama Dokter Hengki dan Grace disebut, Prita meminta agar berhati-hati terhadap dua dokter ini.

Oleh RS Omni perbuatan Prita dinilai telah mencemarkan nama baik dokter maupun RS Omni. Sidang Prita akan dilanjutkan pada Kamis 11 Juni 2009 dengan agenda eksepsi.

Kadang hal hal kecil bisa menjadi sesuatu yang besar, kenapa hanya masalah sedemikian sepele prita harus berurusan dengan pihak berwajib, sejujurnya saya sangat simpati dengan kasus prita, seseorang yang menurut saya mendapat perlakuan tidak adil dan mencoba mencari solusi permasalahan tersebut, kok malah dituntut mencemarkan nama baik?

Menurut saya, Pihak RS Omni international bereaksi terlalu sangat berlebihan dengan membawa kasus ini ke pengadilan, bukankah semua itu bisa dibicarakan baik baik? lalu siapa yang rugi? Rupanya pihak RS omni kurang memprediksikan efek dari kasus ini, dengan tersebarnya kasus ini bahkan sampai ke telinga pak SBY membuat masyarakat tau, hal ini justru menarik simpati kepada prita yang ujung ujungnya akan memperburuk citra RS Omni International.

Sebagai Lembaga Publik seharusnya pihak RS OMNI bersikap bijak dan bertangan terbuka untuk menerima komplain dan kritik serta hujatan dari pasien, toh pasien tidak akan melakukan hal tersebut seandainya mereka puas dengan layanan pihak RS. OMNI, bukankah pembeli adalah raja, maka seharusnya RS OMNI jangan pernah mengecewakan Pasien dan mencari solusi yang baik.

Belajar dari kasus prita ini, kita hendaknya melihat lebih jauh terhadap apa yang kita lakukan agar tidak merugikan semua pihak. Sebagai seorang blogger, sejujurnya saya juga sangat was was dengan kebebasan menulis kita yang sangat terbatasi, semoga tidak terjadi kasus kasus prita dikemudian hari, dan semoga semua pihak arif menyikapi segala permasalahan

Kamis, 14 Mei 2009

BANYAK ORANG GILA DI JALANAN

SBY berniat mencalonkan presiden lagi, dia memilih Boediono untuk mendampinginya sebagai cawapres. Tapi kenapa kita yang ribut? Bukankah Capres berhak memilih sipapun yang jadi Wapresnya?
Mungkin karena orang ngomong itu ga pake otak, tapi pake mulut, jadi banyak yang ribut,
Kalo menurut saya nih, sebagai orang awam kalo ga suka ya udah jangan dipilih, kenapa musti pada sewot, pada demo, kurang kerjaan…
Toh pilihan kita tidak hanya satu….
Sebenarnya yang pada demo itu bukan pendukung sby, tapi musuhnya yang ingin pada menjatuhkan sby, dasar orang orang gila ….

Rabu, 13 Mei 2009

MARILAH KITA BICARAKAN

Marilah kita bicara kawan
tentang berapa sisa umur kita
janganlah kita teruskan lagi pembicaraan kita
tentang berapa harta yang telah kita peroleh

Marilah kita bicara kawan
tentang berapa bekal yang kita bawa nanti
janganlah kita bicarakan lagi
tentang jenis pangkat yang kita peroleh diakhir masa jabatan nanti

Marilah kita bicara kawan
tentang cara cara mempersiapkan hidup sesudah ini
hentikan pembicaraan tentang
siapa calon capres kita , calon bawahan kita , calon mobil kita , calon rumah kita
tapi mari kita bicarakan
calon kuburan kita....
(serem........)


satu hikmah yang dapat diambil darinya adalah jika kita sedang berbuat kurang bermanfaat bahkan zalim, maka salah satu teknik mengeremnya adalah mengingat mati. Bagaimana kalau tiba-tiba kita mati, padahal kita sedang maksiat? Tidak takutkah kita mati suul khatimah?. Ternyata ingat mati menjadi bagian yang sangat penting setelah doa dan ikhtiar dalam memelihara iman di hati. Rasulullah SAW telah mengingatkan para sahabatnya untuk selalu mengingat kematian. Dikisahkan pada suatu hari Rasulullah SAW ke luar menuju masjid. Tiba-tiba beliau mendapati suatu kaum yang sedang tertawa-tawa. Maka beliau bersabda, ''Ingatlah kematian. Demi Zat yang nyawaku berada dalam kekuasaan-Nya, kalau kamu mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan tertawa sedikit dan banyak menangis.''

Semoga bermanfaat

Senin, 27 April 2009

Rp.50.000,- yang pertama dari investasi mandiri

Setelah 3 bulan menunggu hampir putus asa akhirnya dapat juga hasil investasiku,... habis hampir semua bisnis internet sudah saya jalani, sudah keluar uang lumayan sih.... terutama biaya online... akhirnya ada setetes air... habis gimana lagi..ngandalin google adsenseku stagnan di 10 dolar...adsensecamp malah cuma 5000 rupiah..bisnis ebook susah juga .... ga tau lah mana yang akan lebih menghasilkan
tadinya saya sih cuman gambling dan ga percaya bisnis ini, tapi saya pikir keluar modal sedikit tidak membuat saya miskin..tapi jika berhasil , mungkin akan sangat memuaskan..... Sebenarnya ini sama sekali belum bisa dikatakan berhasil.. tapi paling tidak ada sedikit harapan bahwa ini bukanlah kebohongan...meskipun sulit...tapi bisa menjadi kenyataan jika kita bekerja keras...
selama ini saya baru beriklan yang gratis..rencananya mau iklanin di tempat yang banyak pengunjungnya meskipun harus bayar...
ini screen shoot hasil pertamaku ..


tertarik gambling? gabung disini

Kamis, 23 April 2009

SUASANA ANTRI

Ini adalah suasana antrian penerima BLT..wah panjang banget... makanya sering diplesetkan Bantuan Lama Tenan....


Lho...ini dibawah kok ada lagi yang ngantri..BLT juga? kalo ini antrian Guru Guru Tidak Tetap Di Dinas Dikpora kebumen yang mengantri insentif dari pemerintah ..tapi kok ga ada bedanya dengan BLT
Sekarang perhatikan gambar di bawah ini... foto rapat anggota DPR yang terhormat... lho..apa hubunganya..? nanti saya kupas tuntas...tas...

Coba kita bedakan keempat foto foto diatas.... Betapa Ironisnya suasana di negeri ini..... Sementara ada orang orang yang harus bersusah payah menahan haus lapar dan rasa malu demi mendapatkan uang 200 rbu perbulan...sementara ada yang sambil tidur dapat 200 ribu sehari...

Rabu, 22 April 2009

Suksesi kepemimpinan

Suksesi kepemimpinan adalah suatu proses peralihan dari suatu generasi ke generasi yang lain, selanjutnya untuk memimpin sekelompok orang dalam satu wilayah atau lokal tertentu dan untuk jangka waktu tertentu. Suksesi bukanlah perkara yang mudah dan sederhana. Itulah yang dirasakan para sahabat sepeninggal Rasulullah saw. Sejarah telah mencatat betapa mereka sangat hati-hati memilih pengganti Nabi.

Kepemimpinan adalah amanah. Oleh karena itu, setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya di sisi Allah SWT. Rasulullah saw bersabda, ''Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya ...'' (Mutafaq 'alaih). Dan, amanah adalah salah satu ciri mukmin (QS Al Mukminuun (23) ayat 8).

Berdasarkan hal itu kepemimpinan dalam Islam lebih ditempatkan dalam konteks tanggung jawab. Islam mengajarkan beberapa hal penting di seputar suksesi kepemimpinan.

Pertama, seorang Muslim harus menjauhi sikap pilih kasih dan kecenderungan primordialisme yang sempit ketika mengajukan calon pemimpinnya. Rasulullah saw mengingatkan tentang hal ini seperti dalam hadis di atas.
Kedua, kita dilarang memberikan jabatan tertentu kepada orang yang memintanya dengan ambisius. Jabatan atau tugas kepemimpinan hanya berhak diberikan kepada orang yang ikhlas yang mau menerimanya karena ia dipercaya untuk mengemban amanah kepemimpinan itu.

Ketiga, calon seorang pemimpin yang baik dan ikhlas dapat dinilai dari keberpihakannya kepada rakyat banyak. Ia, dalam menjalankan kepemimpinannya, selalu memprioritaskan umat daripada kepentingan pribadi, keluarga, segelintir atau sekelompok orang. Suatu malam Khalifah Umar bin Khattab keliling kota tanpa pengawal.
Ia terkejut ketika mendengar tangis anak kecil dari sebuah rumah. ''Anak saya menangis karena lapar,'' kata sang ibu. Dilihatnya sang ibu tengah memasak batu untuk ''menenangkan'' tangis anaknya.

aSeketika Umar kembali ke istana. Ia pun kembali ke ibu itu dengan memanggul sekarung gandum. Seorang sahabat keheranan melihat Umar, sang kepala negara, memanggul sendiri gandum itu. Ia akhirnya mencoba membantu Umar. Umar menolaknya.

''Apakah engkau sanggup memikul pula dosa-dosaku di akhirat nanti,'' tanya Umar. Akhirnya, patut kita renungkan pidato Abu Bakar ra pada saat pelantikannya sebagai khalifah (kepala negara):

''Orang yang lemah di antaramu menjadi kuat di sisiku sehingga aku memberikan hak-haknya kepadanya. Dan, orang-orang yang kuat di antaramu menjadi lemah di sisiku sehingga aku mengambil darinya barang-barang yang bukan haknya. Taatilah aku selama aku taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya dan jika aku tidak taat, maka tidak ada keharusan bagi kalian untuk taat kepadaku.'' Wallaahu a'laam bish shawaab. - ahi

Sabtu, 18 April 2009

JAGALAH LIDAH KITA

pada suatu hari, tikus-tikus berkumpul dan menggelar seminar akbar. Tujuannya untuk mencari masukan tentang cara yang efektif menghadapi ancaman kucing. Lalu, kata Sahibul Hikayat, seluruh peserta seminar sepakat untuk membikin ''kalung krincingan'' buat si kucing, musuh bebuyutan mereka, agar langkahnya dapat dideteksi, dan tikus-tikus pun mudah menyelamatkan diri.

Namun, suasana seminar tikus ini menjadi agak tegang ketika pembahasan sampai pada pertanyaan, ''Siapa di antara mereka yang berani memasang kalung itu ke leher si kucing?'' Seluruh peserta terdiam dan tak satu pun bersedia menyanggupinya. Dari kisah ini lalu muncullah ungkapan Arab, ''Ma ashal al-kalam wa ma ash'ab al-'amal Betapa mudah berkata, dan betapa sulit mewujudkan perkataan itu''.

Kenyataan seperti di atas, sering kita saksikan dalam kehidupan di sekeliling kita. Kita sering melihat orang yang perkataannya di depan forum begitu mempesona, menarik hati, dan mengundang tepuk tangan meriah. Sayangnya, tak jarang semua itu sekadar ucapan dan isapan jempol. Allah SWT pernah mengingatkan Nabi SAW perihal orang seperti ini.

''Dan di antara manusia ada yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya atas kebenaran isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras.'' Q. S. 2: 204.

Ayat ini, turun berkenaan dengan olah Akhnas bin Syarik, seorang yang menyatakan keislamannya secara terbuka di depan Nabi SAW dan kaum Muslimin. Tapi, ia sesungguhnya seorang munafik, yang perkataannya tak sesuai dengan perbuatannya.

Sikap mental hipokrit dan budaya semangat forum yang dualistik, seperti diperlihatkan Akhnas, sungguh sangat tidak sejalan dengan nilai-nilai keislaman. ''Mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat. Sungguh besar murka Allah bila kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.'' Q.S. 61: 2-3. Tidak heran bila Nabi SAW selalu mengingatkan agar kita berkata benar atau berdiam diri.

Pada suatu hari Nabi SAW kedatangan seorang tamu yang kelihatannya cukup beken. Dalam pembicaraannya dengan Nabi, orang itu selalu berusaha untuk mengungguli setiap kata yang diucapkan oleh beliau.

Setelah orang itu berlalu, Nabi SAW berkata kepada para sahabatnya, ''Allah SWT tidak suka kepada orang tadi dan orang-orang lain yang serupa. Mereka terlalu biasa memutar-balikkan lidahnya kepada setiap orang, seperti sapi di tempat gembalaan. Dan seperti itu pula Allah kelak akan memutar-mutarkan lidah dan wajah mereka dalam api neraka.''

Liverpool Incar Kiper Stoke City untuk lapis adrian yang kurang greget

kabarnya bergerak cepat mencari kiper baru menyusul performa buruk adrian Pemain Stoke City,  Jack Butland disebut jadi incaran. Memang bena...