Monday, 30 March 2009

MENGAPA MANUSIA SUKA BEREBUT KURSI?



Mengapa manusia suka akan ''kursi'' yang satu ini? Jawabannya mudah: karena ia memberikan janji kenikmatan. Sehingga walaupun ia harus mengorbankan harta atau nyawa sekalipun, akan dilakukannya. Bagi yang menganggap kursi atau jabatan sebagai ''komoditi nonmigas'', maka ia akan menghitungnya dengan perhitungan bisnis. Biaya, tenaga, pikiran, dan segala pengeluaran akan dianggapnya sebagai modal usaha yang harus mendatangkan keuntungan dalam waktu tertentu.

Tampaknya kebanyakan manusia belum tahu apa sesungguhnya jabatan itu, dan apa akibatnya di akhirat nanti. Rasulullah saw menegaskan, ''Sesungguhnya kamu sekalian akan berambisi untuk dapat memegang suatu jabatan, tetapi nanti pada hari kiamat jabatan itu menjadi sebuah penyesalan'' (HR Bukhari). Penyesalan yang muncul kemudian dikarenakan ia tidak sadar bahwa apa yang dilakukannya selama menjabat adalah telah ''memperdagangkan'' rakyat untuk kepentingan hawa nafsunya. Rakyat menjadi sapi perah baginya dan sumber kesenangan diri dan keluarganya. Padahal mestinya, dialah yang harus menjadi pelayan rakyat, karena jabatan adalah amanah Allah melalui rakyat.

Jabatan itu tidak perlu diminta, kecuali benar-benar tidak ada yang sanggup memikulnya. Kemudian, bila ia mengetahui bahwa ada orang lain yang lebih mampu memikulnya, hendaknya ia serahkan jabatan itu kepadanya. Ini seperti yang dilakukan oleh Nabi Yusuf yang pernah meminta jabatan kepada Raja Mesir. Hal itu ia lakukan, selain sebagai upaya menyelamatkan negeri itu dari bahaya kelaparan akibat tujuh tahun musim paceklik, juga lantaran ia tahu betul tentang ilmu perbendaharaan dan bagaimana menjaga amanah.

Sedang bagi yang tak mampu memegang jabatan, seyogianya bertindak seperti apa yang pernah disabdakan Nabi saw kepada Abu Dzar. Beliau berkata, ''Wahai Abu Dzar, sesungguhnya aku melihat kamu itu lemah dan sesungguhnya aku mencintaimu sebagaimana aku mencintai diriku sendiri. Janganlah kamu menjadi pejabat, walaupun hanya terhadap dua orang dan jangan sekali-kali kamu mengelola harta anak yatim.'

Itulah bukti kecintaan Nabi kepada sahabatnya. Beliau tidak rela jika Abu Dzar menyesal di kemudian hari. Melaksanakan jabatan harus dibekali ilmu di samping iman. Ilmu tanpa iman ibarat orang buta. Orang buta tidak akan pernah bisa melihat rambu-rambu jalan, kapan ia harus berhenti, dan kapan harus jalan. Seorang pejabat -- jika tidak ingin jabatannya kelak menjadi penyesalan -- hendaknya bersifat amanah: menggunakan haknya dan menunaikan kewajibannya dengan sebaik-baiknya dan siap mengembalikan amanah tersebut kepada pemiliknya, Allah swt (HR Muslim).

Wednesday, 25 March 2009

MENGAPA HARUS ADA PENYAKIT FLUE

Influenza adalah penyakit ikut yang menular, menyerang saluran napas, dan sering menjadi wabah yang diperoleh dari menghirup virusinfluenza. Virus flu menyerang sel-sel permukaan saluran napas. Jaringan menjadi bengkak dan meradang. Namun meskipun rusak jaringan ini akan sembuh dalam beberapa minggu. Meskipun influenza sering disebut penyakit pernapasan, namun penyakit ini bisa memberi pengaruh ke seluruh tubuh. Penderita secara tiba-tiba menjadi demam, letih, lesu, kehilangan selera makan, dan sakit kepala, belakang tangan dan kaki. Juga menderita sakit tenggorokan dan batuk kering, mual dan mata seperti terbakar. Panas bisa meningkat hingga 38 derajat C, tapi akan menurun setelah 2 hingga 3 hari.

Mungkin Selama ini kita sudah terlalu sering terserang penyakit Flu, tapi sudahkah kita mengambil hikmah dari hal tersebut, karena segala sesuatu yang terjadi dengan kita pasti ada hikmahnya, cuma kadang kita tidak mampu menelaahnya.

Menurut berbagai sumber, pemyakit Flu itu tidak ada obatnya, penyakit tersebut akan menyerang dan akan hilang dengan sendirinya, cuma kadang kadang ada yang sebentar dan ada yang lama, ada juga yang parah ada yang tidak. tapi pada dasarnya penyakit flu itu tidak membahayakan (kecuali flu burung) hanya saja sangat merepotkan, apalagi bagi yang aktivitasnya padat.

Sebenarnya kunci utamanya adalah daya tahan tubuh, apabila daya tahan tubuh kita sedang baik, meskipun orang lain di sekitar kita terserang flu ataupun pilek, maka kita tidak akan ketularan, tapi kalau daya tahan tubuh kita lagi drop, bisa bisa kita yang menjadi penyebab berjangkitnya flu di lingkungan kita.

Daya tahan tubuh kita sebenarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah, pola makan (cukup vitamin), tidur yang cukup, dan aktivitas yang tidak berlebihan (kecapean), kalo semua hal tadi terpenuhi maka InsyaAlloh daya tahan tubuh kita akan baik dan sulit terserang berbagai penyakit.

Daya tahan tubuh kita harus kita pantau terus sedemikian rupa agar tidak mudah terserang penyakit, Indikator pertama jika daya tahan tubuh kita sedang dalam kondisi tidak baik adalah penyakit flu tadi. ketika kita terserang flu, kita harus sudah mulai berpikir untuk memperbaiki daya tahan tubuh kita, yaitu dengan istirahat yang cukup dan makan minum yang mengandung gisi yang cukup.

Jadi Intinya, Penyakit Flu adalah sebuah peringatan kepada kita bahwa daya tahan tubuh kita lemah, Kenapa kita harus waspada? Karena didalam tubuh kita itu dimungkinkan terdapat penyakit lain yang lebih berbahaya, atau virus penyakit berbahaya yang pernah kita derita sedang vakum di dalam tubuh kita. Ketika daya tahan tubuh kita drop, penyakit penyakit berbahaya itu sedang mengintai kita, maka beruntunglah kalo kita terserang Flu, berarti kita sudah mendapat peringatan sejak dini untuk segera mengoreksi kesalahan yang sedang terjadi pada tubuh kita.

Mungutip beberapa kata yang pernah saya dengar, bahwa segala sesuatu yang terjadi, pasti ada tanda tandanya, maka kenalilah tanda tanda tersebut sejak dini agar kita dapat mengatasinya dengan baik.

Demikian sekelumit pemahaman saya, semoga bermanfaat


Thursday, 19 March 2009

JADILAH MANUSIA YANG BERMANFAAT

Dalam hidup ini, pasti pernah terlintas dalam pikiran kita, apa hal yang berarti yang pernah kita lakukan, baik untuk diri sendiri ataupun orang lain. Jika Kita merasa belum memiliki hidup yang berarti, berarti harus kita evaluasi.

Hidup akan lebih berarti kalau senantiasa menjadi lebih baik dari sebelumnya. Jadi, kita tidak selalu berada pada titik yang sama, melainkan senantiasa bergerak maju dan menjadi lebih baik dan lebih dekat ke tujuan yang telah kita tetapkan.

Salah satu cara untuk selalu berkembang adalah dengan memiliki semangat belajar. Pastikan ada sesuatu yang baru yang Kita pelajari setiap harinya. Belajar sesuatu yang baru tidak harus selalu belajar sesuatu yang rumit.

Secara fisik manusia selalu berkembang, dari bayi, menjadi anak-anak, lalu menginjak remaja, dan dewasa. Imbangi perkembangan fisik ini dengan perkembangan diri dalam bentuk pengetahuan, wawasan, keterampilan, ataupun kebijaksanaan. Jika kita belajar sesuatu yang baru tiap harinya, pasti hidup kita akan lebih terasa bermanfaat dan berarti.

Buat apa kita memiliki suatu keterampilan jika kita tidak bisa berbagi keterampilan tersebut agar orang lain bisa menikmatinya. Buat apa kita bisa main musik, jika permainan musik kita tidak kita bagikan kepada orang lain untuk menikmatinya. Buat apa kita memiliki berbagai ilmu, jika ilmu itu hanya kita simpan untuk diri sendiri.

Agar hidup lebih berarti, kita perlu memiliki semangat berbagi: berbagi ilmu, berbagi keterampilan, berbagi pengetahuan, berbagi pengalaman, dan juga berbagi berkat. Masalah akan terasa lebih ringan jika kita bisa berbagi dengan orang-orang yang kita percayai. Prestasi atau kesenangan akan menjadi terasa lebih berlipat ganda jika kita juga bisa berbagi dengan orang-orang sekitar kita. Jangan takut, jika kita berbagi kita tidak akan kekurangan. Justru dengan berbagi, kita akan menjadi lebih terampil, lebih ahli, dan lebih mampu. Selain itu, jika kita berbagi kita akan terpacu juga untuk senantiasa meningkatkan diri dengan keterampilan baru, pengetahuan baru, atau berkat yang lebih banyak lagi, sehingga kita bisa berbagi yang lebih baru dan lebih banyak pada orang sekitar.

Semangat berbagi ini akan membuat hidup kita lebih berarti, karena semakin banyak yang kita bagi, semakin banyak orang yang bisa menikmati hasil karya kita, dan semakin banyak orang yang akan menaruh hormat kepada kita.

Barang yang hilang bisa kita ganti dengan yang baru. Uang yang hilang bisa kita cari lagi dengan kerja keras dan kerja cerdas. Tetapi, waktu yang hilang tidak akan bisa kembali. Jadi, pastikan agar kita senantiasa memanfaatkan waktu yang kita miliki seoptimal mungkin.

Jangan malas melakukan sesuatu karena begitu waktu terbuang dengan sia-sia, waktu itu akan hilang selamanya, tidak bisa tergantikan. Daripada menghabiskan waktu dengan kesedihan, keputusasaan, dan perasaan yang negatif, mengapa kita tidak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan memenuhi waktu kita dengan berbagai hal yang positif.

Hidup cuma sekali saja. Jadi pastikan kita bisa memanfaatkan hidup dengan hal-hal positif yang berarti dan bisa kita lakukan dengan berbagi untuk orang lain di sekitar kita.

Ada sebuah kata bijak mengatakan bahwa Sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, Jadi Untuk apa kita hidup kalau tidak ada orang yang mendapat manfaat dari kita, Kita ada tapi seolah olah seperti tidak ada. Itu berarti bahwa sesungguhnya Kita Telah mati dalam hidup. Kita hidup, tapi seperti benda mati yang tidak berguna.

Sudahkah Kita merasa bahwa hidup Kita sudah berarti baik bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitar Kita? Jika belum sepenuhnya, mungkin Kita bisa mulai sekarang.

Friday, 13 March 2009

TEKA TEKI TAK TERJAWAB DARI TEMAN

hari ini aq dapat pertanyaan yang bener bener sulit aq telaah dengan logika.. bener bener teka teki yang hebat, sungguh sangat hebat pembuat teka teki ini, mungkin teman teman blogger dapat membantu aq?

Teka tekinya seperti ini:
Ada tiga bersaudara akan membeli kambing seharga Rp 750.ribu.Sehingga masing masing harus mengeluarkan uang Rp. 250.ribu. karena tidak tahu seluk beluk kambing maka ketiga saudara ini menyuruh orang untuk membelikannya. Ternyata harga kambingnya cuma Rp 700.ribu, Sehingga orang itu untung Rp.50.ribu. tapi oleh orang itu dikembalikan ke tiga bersaudara tadi Rp 30 ribu, jadi masing masing dari 3 bersaudara tersebut mendapat kembalian Rp. 10.rb dan keuntungan pembeli tadi tinggal Rp.20.ribu.


Karena mendapat kembalian Rp. 10 ribu per orang maka uang yang dikeluarkan masing masing dari ke 3 bersaudara yang seharusnya Rp. 250 ribu adalah Rp 240 ribu (250 - 10 = 240)

Sekarang, Kalau 240 ribu x 3 kan sama dengan 720 ribu. Padahal Orang yang di suruh tadi cuma untung Rp. 20 rb. Sehingga total uangnya adalah 720 ribu + 20 ribu = 740 ribu. Padahal uang yang untuk membeli kambing tadinya kan Rp. 750 ribu.

Kemana uang yang Rp. 10 ribu?

Bingung Kan......?



Tuesday, 10 March 2009

MENANTI KEAJAIBAN


Hari ini yang sangat melelahkan, Semua Tugas Kantor Susul menyusul bahkan kadang kadang bisa sampai 3 tugas sekaligus harus ke selesaikan…seperti saat ini. Kelihatannya pekerjaanku ga ada habis habisnya…tapi tetap saja kusempatkan ngeblog juga walau 15 menit


“ Tak semudah bagiku untuk bisa Meredakan resahku
Meski kucoba menyangkal Sungguh merisaukan benakku
Aku memimpikan malaikat Berkenan menemani aku
Tuk sekedar melipurkan hati Dengan setulus hati”

Iya ya…tapi kenapa ya..hidupku tetap statis aja.. kelihatnnya kaya ga ada perubahan Umur aja yang terus bertambah, tapi yang lainnya, sepertinya aq belum dapat apa apa…

Ah,mungkin aq terlalu menafikan kenikmatan yang ada sekarang ini..

Tapi apa iya?


”Betapa aku telah lama tinggalkan binar dihatiku
Aku mungkin kan tertawa, namun jiwaku terasa jauh
Tak lelah kupandangi langit
Berjuta harap ku menanti penuh harap
Ku menanti keajaiban datang dan menghampiriku”

Iya benar… seolah aq sedang menanti keajaiban agar hidupku berubah drastis ,Tentunya dalam hal kebaikan…Misalnya..gaji tiba tiba naik 100 persen…atau..dapat undian hadiah mungkin….



“Aku tak tahu apa yang kan kutemui
Aku masih menunggu dan menunggu
Berharap akan Datang Keajaiban”
Seharusnya aku tak patut bersedih…
Atas semua yang terjadi kepadaku
Aku merasa bahwasanya hidup ini tak lebih dari sebuah perjalanan
(Hingga saatku tiba) Semoga tak lelah aku terus berpeluh
(Hingga saatku tiba) Kuharap temukan apa yang aku cari”


Susah sekali membangkitkan semangat rupanya...